Mengenal Huruf Hijaiyah dan Hukum Panjang Pendek Bacaan Melalui Media Pembelajaran Berbasis Teknologi

Tugas Mata Kuliah     : Pembelajaran Berbasisi Teknologi

Dosen                           : Ferry Heryadi, M.Pd.

Di Susun Oleh             : Lidia Puspita Sari

Nim                              : 240101085

Kelas                            : PAI. 3D



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang di blog pembelajaran dengan materi Huruf Hijaiyah, Harakat, dan Mad Thabi’i.
Blog ini dibuat sebagai bentuk penerapan pembelajaran berbasis teknologi untuk membantu peserta didik belajar membaca Al-Qur’an secara lebih menarik dan interaktif.

📖 1. Huruf Hijaiyah

Huruf hijaiyah adalah huruf-huruf yang digunakan dalam bahasa Arab dan menjadi dasar dalam membaca Al-Qur’an.
Jumlah huruf hijaiyah ada 29 huruf, dimulai dari Alif (ا) hingga Ya (ي).
Berikut urutannya:

ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن هـ و ي

Dengan mengenal bentuk dan cara pengucapan huruf-huruf ini, siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai makhraj (tempat keluarnya huruf).

✍️ 2. Harakat (Tanda Baca)

Harakat adalah tanda baca yang membantu kita mengetahui bagaimana suatu huruf dibaca. Ada tiga harakat utama:

Fathah ( ـَ ) → dibaca dengan suara “a”, contoh: بَ = ba
Kasrah ( ـِ ) → dibaca dengan suara “i”, contoh: بِ = bi
Dhammah ( ـُ ) → dibaca dengan suara “u”, contoh: بُ = bu

Dengan memahami harakat, pembaca dapat melafalkan huruf Arab dengan tepat dan tidak keliru dalam membaca ayat Al-Qur’an.

🌸 3. Tanwin

Tanwin adalah dua harakat yang menunjukkan bunyi “n” di akhir kata.
Ada tiga jenis tanwin:

  1. Fathatain ( ً ) → bunyinya an
    Contoh:
    كِتَابًاkitaaban

  2. Kasratain ( ٍ ) → bunyinya in
    Contoh:
    قَلَمٍqolamin

  3. Dhamatain ( ٌ ) → bunyinya un
    Contoh:
    بَيْتٌbaytun



🌙 4. Hukum Panjang Pendek Bacaan (Mad Thabi’i)

Mad Thabi’i adalah bacaan panjang alami dalam Al-Qur’an.
Yaitu apabila ada huruf hijaiyah yang diikuti huruf mad, yaitu:

  • Alif (ا) setelah fathah (ــَـا) → dibaca panjang “aa”

  • Ya (ي) setelah kasrah (ــِـي) → dibaca panjang “ii”

  • Wawu (و) setelah dhammah (ــُـو) → dibaca panjang “uu”

📚 Contoh:

  • قَا = qāla (dibaca panjang “qaa”)

  • فِي = (dibaca panjang “fii”)

  • هُو = (dibaca panjang “huu”)


Kegiatan pembelajaran ini terdiri dari beberapa bagian yang dapat diakses melalui tautan di bawah ini:

  • 📘 Untuk melihat PowerPoint pembelajaran, klik di sini

  • 🎥 Untuk menonton video pembelajaran, 


  • 📝 Untuk mengerjakan soal latihan, klik di sini

  • 📊 Untuk melihat hasil/skor latihan, klik di sini

  • Hasil praktik pembelajaran 


Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat memahami dasar membaca Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang positif.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Kecil Menuju Impian Besar

Silahkan di buka